Selasa, 11 Agustus 2015

10 Kebiasaan Orang Indonesia yang hanya ada di Indonesia



   Holla buat para pembaca, kali ini mimin akan memposting tentang 10 kebiasaan Orang Indonesia ( termasuk mimin sih, hehe ) yang unik dan "Only in Indonesia". Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa kebiasaan kita yang kita anggap "Wajar". Hampir semua masyarakat Indonesia melakukannya, atau setidaknya wajar saja ketika orang-orang di sekitar mereka melakukannya. Tapi bagaimana kalau orang-orang luar negeri menyaksikan kebiasaan kita sehari-hari yang mereka anggap sangat unik dan aneh?

Berikut 10 kebiasaan unik orang Indonesia yang sering dianggap aneh oleh para Warga Negara Asing :

  • Makan Pakai Tangan 

    Hayoo . . siapa yang pernah makan pakai tangan? hampir 95% orang-orang Indonesia pernah makan pakai tangan dan dari 95% tersebut 35% nya sampai sekarang masih makan pakai tangan. Dari ujung ke ujung kepulauan Indonesia, hampir semua pada awalnya makan menggunakan tangan kosong. Ya, itu sebelum budaya makan menggunakan sendok berlaku disini. Makan dengan tangan memang memiliki tambahan kenikmatan tersendiri. Hal ini dianggap aneh oleh teman–teman kita dari luar negeri yang biasanya sering makan menggunakan pisau, garpu dan sendok.

  • Rasanya Belum Makan Kalau Belum Makan Pakai Nasi 

    Nasi bagi kebanyakan masyarakat Indonesia sudah menjadi makanan pokok sehari-hari dan yang paling utama dalam acara "makan". Memang, kita sering ngemil rujak, gado-gado, martabak, burger, spaghetti atau makanan apapun hingga full kenyang. Tetapi kalau ditanya "udah makan belum?" kita akan menjawab "belum, tadi cuma makan burger belum makan nasi". Pokoknya hanya nasi yang bisa membuat sebuah kata "belum makan" menjadi "sudah kenyang".

  • Melanggar Lampu Lalu Lintas 

   Nyohoho . . hampir semua pembaca artikel ini pastinya sudah menyadari kebiasaan ketiga ini yaitu melanggar lampu lalu lintas. Masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan kebiasaan ini dan biasanya yang melanggar adalah anak sekolahan, anak balap liar dan orang yang sedang dikejar "waktu sempit". Kalau lampu merah artinya berhenti malah dijadikan "lewat saja kalau tidak ada yang lewat". Diluar negeri jarang sekali ada yang namanya melanggar lalu lintas karena peraturan disana benar-benar ketat yaitu denda nya yang cukup besar dan tidak ada toleransi biarpun dikejar waktu sempit. Makanya orang luar negeri sempat heran kenapa ada polisi yang mengatur lalu lintas dijalan padahal sudah ada lampu lalu lintas.

  • Kendaraan mu Ditilang Polisi? Sogok Duit Min.50ribu Solusi Cepat 
    Yang kebiasaan ke empat tentu ada hubungan nya dengan kebiasaan ketiga yang dimana kebiasaan keempat ini merupakan akibat dari kebiasaan ketiga dan kebetulan ada polisi disana. Saat agan ditilang polisi ada 2 cara, pertama pasrah saja dan ikuti sidang dan kedua merupakan cara yang cepat selesai tanpa membuat panjang masalahnya adalah dengan mengeluarkan uang minimal 50ribu kemudian diam-diam berikan kepada polisi tersebut dan polisinya membiarkan agan pergi tanpa perlu dibuat surat tilang. Itulah kehebatan Indonesia dimana sebuah pelanggaran kecil maupun besar bisa diselesaikan cepat dan praktis dengan uang dan bagi mimin pun pihak berwajib sepertinya sudah meninggalkan tugas wajibnya sebagai polisi jika diberi "Uang", itu polisi atau pengemis?

   Beda dengan luar negeri, kalau ada pelanggar polisi tidak mau tahu langsung buat surat tilang dan langsung di tempeli di kaca depan mobil atau dimasukan kedalam mobil lewat jendela mobil dan meninggalkan pelanggar begitu saja.

  • Pacaran di Tempat Yang Tidak Seharusnya 

   Yang ini pengalaman mimin ditanyakan oleh teman mimin yang berasal dari luar negeri saat melintasi jembatan yang menanyakan kenapa orang pacaran diatas motor dan di tepi jembatan bukan seharusnya direstoran, mall, atau tempat umum. Kalau pengalaman mimin bukan hanya ditepi jembatan, di tepi jalan, pinggir kali, ataupun tempat gelap sudah sering mimin lihat. Saat mimin meneliti hal tersebut . . mimin mendapat jawaban yang cukup logis. Pertama pasangan tersebut adalah pasangan yang lagi miskin duit buat malming, kedua pasangan tersebut tidak menyukai tempat ramai dan maunya berdua saja. dan ketiga pacaran di tempat gelap merupakan tempat aksi untuk melakukan ehem ehem ( u know lah buat yang udah tahu ). Berbeda dengan orang luar negeri, pasangan biasa lebih suka ke tempat yang ramai dan ada jual makanan/ minuman seperti mall, restoran, atau hotel. Jadi maklumi saja ya gan kalau orang luar negeri melihat orang pacaran ditempat yang dianggapnya sangat unik dan aneh.

  • Masih Tinggal di Rumah Orang Tua saat Sudah Dewasa 

   Bagi kita sebagai orang Indonesia hal tersebut merupakan hal yang wajar apabila belum menikah terus tinggal di rumah orang tua. Berbanding terbalik jika di luar negeri, bagi kita yang sudah berumur awal dua puluhan sudah saat nya bagi kita untuk hidup mandiri untuk tidak tinggal di rumah orang tua lagi. Karena malu jika sudah berumur di atas 20 tahun akan tetapi masih hidup dengan orang tua, Baik itu sudah menikah atau belum.

  • Kesurupan
   Hal ini kita sering mengaitkan kesurupan dengan hal-hal yang berbau mistis. Sedangkan bagi orang luar negeri yang lebih rasional akan menganggap ini hanyalah sebuah Mass Hysteria, alias sebuah gangguan kondisi psikologis seseorang yang menjadi histeris yang bisa jadi disebabkan oleh gangguan organ tubuh/ organ vital, depresi jangka panjang dan mendapatkan tekanan psikis tingkat berat secara mendadak. Namun gangguan organ tubuh / organ vital adalah penyebab yang sering terjadinya kesurupan.

  • Tisu Toilet = Tisu Muka

   Indonesia terkenal dengan kreatif nya, saking kreatifnya sampai-sampai barang yang seharusnya bagi orang luar negeri dipakai untuk ini malah orang Indonesia menggunakan nya untuk hal yang itu salah satunya tisu toilet ( kalau orang Indonesia kelas menengah kebawah menyebutnya tisu gulung ). Bagaimana tidak tisu toilet yang seharusnya digunakan untuk membersihkan setelah buang air besar dijadikan pembersih muka. Jadi kalau agan ketemu orang bule dan orang bulenya meminta tisu untuk membersihkan keringatnya jangan dikasih tisu toilet ya, alasan nya u know lah . . . hehe.

  • Menanyakan Pertanyaan Tidak Penting
   Wajah orang luar negeri terutama mereka yang berkulit putih sering kita pandang sebagai wajah yang ganteng dan cantik. Kebiasaan kita yang suka ceplas ceplos pun mendorong kita untuk bertanya pada mereka; "Kamu punya pacar?"

   Padahal, pertanyaan semacam ini bagi mereka sangat tidak sopan dan tidak perlu ditanyakan. Apalagi kalau kamu belum kenal mereka benar-benar. Kalau memang mau kepo, kamu bisa tanyakan hal-hal yang lebih netral seperti "darimana kamu berasal?" "bagaimana rasanya tinggal di Indonesia?" dan lain sebagainya.


  • Kerokan jika Masuk Angin

   Kerokan merupakan suatu bent
uk penyembuhan yang mengerikan bagi orang luar negeri. Kayak bekas dicambuk. Namun kalau orang Indonesia menganggap hal itu wajar karena biasa dikerokin sebagai solusi untuk mengatasi masuk angin, menurut mereka itu hanyalah efek Placebo saja.







   Nah itulah 10 Kebiasaan orang Indonesia yang aslinya hanya ada di Indonesia. Pesan mimin usahakan agan juga belajar membaur dengan kebiasaan orang luar negeri, tentu boleh saja agan mengeluarkan kebiasaan asli Indonesia agan tapi ingat ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat berkenalan atau bertemu dengan orang bule. Thanks yang sudah membaca artikel ini dan sampai jumpa di artikel berikutnya gan.

1 komentar:


  1. I'm Megan from IDNtimes. We would like to feature your original photo http://4.bp.blogspot.com/-BouimyTeoZ4/VcplemO3mAI/AAAAAAAAAcw/4MdOQYEWEVY/s1600/maxresdefault.jpg as part of our content. The credit's still yours and we will put the backlink to your blog. If you feel uncomfortable, please tell us at tania@idntimes.com.

    BalasHapus